Puisi ini special request dari temen aku. Menceritakan tentang cinta yang terpendam *ehemm*. Untuk membuat puisi ini, aku mencoba membayangkan menjadi dia. Berkhayal bila aku berada di posisinya. Over all, mungkin nggak terlalu sama dengan keadaan hatinya, tapi aku mencoba sebaik mungkin dalam membuat puisi ini. "Kegelisahan" adalah judul yang diberikan oleh temanku itu pada puisi ini. Selamat membaca... :-)
Kegelisahan
Tak perlu bertanya,
tak perlu ditanya.
Jelas sudah semuanya,
penjelasan tak dibutuhkan.
Ragu memperhatikannya,
ku tau hati ini gelisah.
Menarik diri darinya,
mungkinkah dia curiga?
Sadarku tak inginkan,
gejolak yang berbeda.
Karena ku tak ingin terulang,
peristiwa yang sama.
Namun, apalah daya.
Hati walau tak bicara,
ia bisa merasa,
apa yang tak dirasa.
\(o ̄∇ ̄o) RIN ☆



No comments:
Post a Comment