Untuk itu aku rela,
bergelut dengan asap,
sisa-sisa rokok tersesap,
aku duduk bertahan.
Tak bisa, aku terhenyak.
Aku telah bersusah, mengapa?
Aku diam, terbungkam.
Pikirku tersesat, bagaimana?
Pikirnya, sudahi saja,
masih ada esok lusa.
Tak semudah yang terkira,
anggapku ini tanggungan.
Menatap tajam,
katakan hal tak pantas.
Kenakan topeng malaikat,
tersenyum, mendelik bagai setan.
Bukankah aku tak meminta?
Aku sendiri pun tak apa,
aku bukan anak kecil manja,
yang dapat dipancing upah.
\(o ̄∇ ̄o) RIN ☆



No comments:
Post a Comment